Cara Merawat Mesin Diesel Pada Toyota Furtuner
youtube.com

Cara Merawat Mesin Diesel Pada Toyota Furtuner. Toyota Fortuner adalah keluaran mobil SUV terbaru dari toyota yang dimana menonjolkan pengalaman berkendara yang baru, Toyota Fortuner diperkenalkan di Indonesia pertama kali tahun 2005 pada event Jakarta International Motor Show. Pada tahun 2007 mulai dipasarkan di Indonesia Toyota Fortuner yang berbasis mesin diesel dengan kode mesin 2KD-FTV 2.5 Liter D-4D atau Direct Four Stroke Turbo Commonrail Injection dengan menggunakan teknologi baru sistem Common Rail. Dengan kecanggihan yang telah diberikan tentunya kita harus memperhatikan perawatan dari mobil. Berikut ini beberapa cara untuk merawat mobil diesel.

1. Memanaskan Mesin Mobil Sebelum Digunakan

memanaskan mesin mobil akan membantu oli untuk mencapai celah-celah bagian mesin yang sempit. Pelumasan ini juga akan membantu memperkecil gesekan antar logam yang menyebabkan kehausan pada komponen mesin. Memanaskan mobil juga mampu mengurangi potensi kebocoran kompresi.

2. Rutin Untuk Mengganti Oli

Rasio kompresi yang tinggi membuat oli mesin diesel cepat sekali kotor. Bagi mesin diesel interval penggantian oli yang disarankan adalah tiap 5.000 km. Mengganti oli berfungsi sebagai pelumas pada mesin mobil agar dapat mengurangi gaya gesekan pada komponen mesin. Kandungan aditif yang terdapat pada oli akan membuat lapisan film pada dinding silinder yang berfungsi melindungi mesin ketika dinyalakan dan sekaligus menghindari dari resiko berkarat meskipun mobil tidak digunakan dalam waktu yang lama. Tak hanya itu oli juga berfungsi sebagai pendingin mesin, serta pembersih dan penutup celah pada dinding mesin. Tapi apabila anda tidak memperhatikan untuk menganti oli, itu akan mengakibatkan kerusakan yang cukup fatal pada mesin mobil anda.

3. Mengganti Filter Udara

kondisi filter udara mesin diesel pada fortuner lebih cepat kotor daripada mesin diesel biasa, ini dikarenakan Kompresi mesin fortuner diesel sangat tinggi hingga mencapai 200 bar. Oleh karena itu Segera ganti filter udara tiap 15.000 km. Bahkan jika kondisi udara berdebu atau berpolusi tinggi penggantian bisa dilakukan dengan lebih cepat.

4. Mengganti Filter Bahan Bakar

filter bahan bakar merupakan komponen yang sangat penting terhadap sistem bahan bakar, yang berfungsi untuk menyaring bensin yang akan di serap oleh pompa bensin kemudian disemprotkan oleh injektor. Untuk menjaga kondisi bahan bakar agar tetap stabil Anda harus rutin melakukan pergantian filter bahan bakar.

5. Mengganti Filter Oli

Mengganti filter oli berfungsi untuk menyaring kotoran yang akan masuk kebagian mesin kendaraan, ini akan membuat mesin menjadi lebih awet. Untuk mengganti filter oli sebaiknya dilakukan setiap 10.000 km, atau setiap 2 kali mengganti oli mesin. Jika pada saat mengganti oli mesin, tapi tidak mengganti filter oli, maka oli sisa yang mengendap di filter oli tidak terbuang. Akibatnya, oli baru akan bercampur dengan oli lama yang mengendap di filter oli. Akhirnya, fungsi oli sebagai pelindung, pembersih dan sebagai pendingin mesin tidak dapat berfungsi secara maksimal.

Demikian beberapa informasi tentang Cara Merawat Mesin Diesel Pada Toyota Furtuner. Semoga bermanfaat dan menjadikan perjalanan anda menjadi lebih menyenangkan.

Demikian Artikel kali ini, Lebih Baik Aki Kering atau Aki Basah?  semoga anda bisa memilih dengan sesuai yang apa kalian suka. semoga bermanfaat bagi kita semua.

Jangan Lupa Baca Artikel Di bawah ini yah .. Banyak Tentang Seputar Otomotif Lain nya