Tips Meminimalisir Kecelakaan Di Musim Hujan. Pada dasarnya iklim cuaca di Indonesia mengalami musim hujan dari bulan Okteber hingga bulan Desember, tak hanya itu curah hujan yang turun di tanah air biasanya tidak merata. Bahkan ada sebagian di wilayah Indonesia mengalami lebih cepat musim hujannya yakni pada bulan Agustus. Mendekati musim hujan, mari kita yang memiliki kendaraan segera melakukan pengecekan agar berkendara tetap nyaman. Berikut beberapa tips atau informasi dari kita yang akan meberikan antisipasi kecelakaan di musim hujan:

1. Melakukan Standar Check-up

Mengecek komponen yang berhubungan dengan musim hujan sangat wajib dilakukan seperti tekanan ban, oli, mesin, baterai dan lampu. Mengisi bahan bakar sampai fulltank juga dibutuhkan dalam melakukan sebuah perjalanan.

2. Menjaga jarak pandang

Mengendarai pada saat kondisi hujan juga mengganggu penglihatan kita sebagai pengendara. Maka dari itu, penerangan cahaya dari lampu depan dan belakang juga menjadi sangat bermanfaat sebagai penanda jarak kendaraan saat hujan tiba. Penggunaan lampu HID akan mampu memberikan cahaya lebih baik, sehingga dapat meningkatkan keselamatan berkendara. Tapi pastikan lampu HID yang diberikan oleh bengkel sesuai dengan spesifikasi kendaraan.

Dan juga, percayakan kita sudah membersihkan atau melakukan perawatan terhadap kaca depan dan belakang mobil, sehingga pandangan tak menjadi buram atau silau di musim hujan. Sangat penting bagi pengendara untuk menjaga jarak berkendara lebih jauh dari jarak normal. Hal ini dikarenakan jarak pengereman di kondisi jalan basah atau licin akan menjadi lebih panjang, sehingga jarak kendaraan yang lebih banyak akan lebih memberikan keamanan berkendara.

3. Periksa Baterai dan Kaki-Kaki Mobil

Selanjutnya kami menyarankan untuk memeriksa baterai atau aki, serta sistem pengisian (charging) pada kendaraan kadang menjadi salah satu komponen kendaraan yang sering terlupakan. Padahal, instrumen ini harus tetap diperhatikan pada musim penghujan. Hal ini disebabkan oleh hujan dan macet membuat aki serta sistem charging mobil harus mampu menggerakkan berbagai fitur penting seperti wiper, radio, AC, defogger (fitur anti kabut), serta lampu depan dan belakang, termasuk lampu kabut.

Selain mengecek kondisi aki, kita juga harus memeriksa bagian kaki-kaki mobil, termasuk ban. Kondisi jalan yang lebih licin di musim penghujan membuat kendali kendaraan harus dipastikan dengan baik. Hal ini juga mengantisipasi terjadinya kondisi aquaplaning atau hydroplaning yang disebabkan kondisi ban yang kurang baik.

4. Teknologi Kendaraan

Teknologi pendukung seperti lane departure warning, forward coallision alert, panic brake assist, electronic stability control, dan anti-rolling protection juga perlu diperhatikan akan membantu pengemudi merasa aman di tengah perjalanan.

5. Gunakan Aksesoris Tambahan

Aksesori bukan hanya mempercantik tampilan, tetapi beberapa aksesori juga memiliki guna yang sangat berguna kala masuk musim hujan, seperti talang air (side visor), boot tray untuk menjaga barang bawaan dan tetap pada tempatnya, anti slip pedal caps/cover untuk melapis pedal gas, rem, atau kopling agar tak licin, hingga karpet karet (rubber floor mat).

Tapi, pastikan aksesoris yang digunakan telah sesuai dengan standar keamanan. Gunakan aksesoris standar OEM (Original Equipment Manufacturing) untuk menghindari risiko membahayakan pengemudi dan penumpang.

Semoga Bermanfaat artikel kali ini Tips Meminimalisir Kecelakaan Di Musim Hujan. Dan Jangan lupa

Baca Juga

1 COMMENT

Comments are closed.