Mengenal 5 Macam Sistem Penggerak Roda Pada Mobil

0
835

 

Mobil mampu bergerak dan berjalan berkat mesin, roda dan sistem penggeraknya. Tanpa sistem penggerak, maka mobil tidak akan bergerak. Tahukah anda kalau sistem penggerak atau Drivetrain pada mobil terbagi menjadi 5 macam? yaitu sebagai berikut:

  • Front Engine – Front Wheel Drive (FF)
  • Front Engine – Rear Wheel Drive (FR)
  • Rear Engine – Rear Wheel Drive (RR)
  • Mid Engine – Rear Wheel Drive (MR)
  • 4 Wheel Drive/All Wheel Drive (4WD)

Dalam judul ini kami akan membahas kelima macam sistem penggerak roda tersebut.

Front Engine – Front Wheel Drive (FF)

Front Engine – Front Wheel Drive atau disingkat FF merupakan sistem penggerak dimana Mesin terletak di bagian depan serta roda depan sebagai penggerak. Terdapat beberapa komponen pada sistem penggerak jenis ini, antara lain meliputi kopling atau clutch, transmisi, differential/gardan dan front axle. Sistem penggerak mobil ini sangat banyak digunakan di Indonesia.

Kelebihan dari sistem penggerak jenis FF adalah kemampuan berbelok yang lebih baik dibandingkan dengan yang lainnya karena mesin berada di atas roda. tidak hanya itu, dalam keadaan traksi rendah seperti saat melintasi salju, lumpur, aspal basah atau jalan berkerikil, mobil dengan sistem penggerak jenis ini lebih unggul dibanding yang lain. Namun bila laju kendaraan dipercepat, maka akan semakin sulit untuk berbelok dan mengakibatkan understeer.

Kebanyakan sistem penggerak jenis FF terdapat pada mobil-mobil buatan jepang yang ada di Indonesia, sebut saja Honda CRV, Honda Stream, Honda Integra, Honda Jazz, Honda Civic, Toyota Soluna, Toyota Yaris, Mitsubishi Lancer, Mitsubishi FTO dan masih banyak lagi.

Front Engine – Rear Wheel Drive (FR)

Front Engine – Rear Wheel Drive atau lebih sering disebut FR adalah sistem penggerak dimana Mesin terletak di bagian depan, namun berbeda dengan FF, pada sistem penggerak FR yang menjadi penggeraknya adalah roda belakang. Layout mesin FR sering dipilih untuk desain mobil yang tidak begitu rumit serta karakteristik penanganan yang baik. Dikarenakan sistem penggerak FR mentransfer tenaga dari mesin depan ke roda belakang, maka mobil dengan drivetrain jenis ini banyak dipakai sebagai mobil Drift karena cenderung lebih oversteer dibanding dengan sistem penggerak FF yang Understeer.

Contoh mobil dengan sistem penggerak FR antara lain: Toyota Trueno AE86, Toyota Chaser, Toyota Soarer, Toyota Altezza, Toyota Supra, Toyota Avanza, Toyota Kijang, Toyota Innova, Toyota Mark II, Nissan Silvia, Nissan SX series, Nissan 350z, Nissan Skyline yang bukan GTR, Nissan Cefiro, Semua BMW, Mercedes Benz, Mazda RX7, Mazda RX8, Mazda MX5 Miata, Chevrolet Camaro, Chevrolet Corvette, Ford Mustang, Caterham, Cadillac CTS, Cadillac XLR, Dodge Viper, Dodge Charger, Dodge Challenger, Honda S2000, Lexus ISF, Pontiac GTO dan lainnya.

Rear Engine – Rear Wheel Drive (RR)

Jika sistem penggerak jenis FF menempatkan mesin dan roda penggerak di bagian depan, maka hal sebaliknya terjadi pada sistem penggerak jenis RR. Pada sistem ini, mesin dan roda penggerak terdapat di bagian belakang mobil.

Kebanyakan sistem penggerak ini digunakan pada mobil klasik/jadul seperti Volkswagen Bug/Beetle (VW Type 1), Porsche 356, Chevrolet Corvair, NSU Prinz dan Hino Contessa. Namun saat ini masih ada mobil yang menggunakan sistem penggerak ini, sebut saja Porsche 911 dan kebanyakan digunakan pada mobil bis.

Mid Engine – Rear Wheel Drive (MR)

Mid Engine – Rear Wheel Drive atau MR memiliki sistem yang hampir sama dengan RR. Mesin terletak di tengah dekat poros roda belakang yang merupakan penggerak. Pada sistem penggerak jenis ini umunya desain mobil secara fisik lebih kecil, simpel, dan daya gerak yang lebih efisien dibandingkan dengan yang lain.

Dikarenakan daya gerak yang efisien, maka tidak heran kalau mobil dengan sistem penggerak ini kebanyakan memiliki performa kecepatan yang luar biasa, namun akan cenderung oversteer ketika dalam keadaan lambat atau saat pengereman. Pada umunya sistem penggerak MR digunakan pada mobil-mobil kelas atas seperti Lamborghini Gallardo, Lamborghini Reventon, McLaren F1, Audi R8, Ford GT, Ferrari F430, Ferrari 360, Enzo Ferrari, Lotus Elise, Pagani Zonda, Lamborghini Murcielago, dan banyak lagi.

4 Wheel Drive/All Wheel Drive (4WD)

Yang terakhir adalah 4WD. 4 Wheel Drive/All Wheel Drive atau lebih dikenal dengan istilah 4×4 merupakan sistem penggerak roda, dimana keempat rodanya merupakan penggeraknya. Pada kendaraan dengan sistem 4WD, mesin dihubungkan dengan diferensial tengah yang membagi tenaga ke roda belakang dan roda depan. Karena pada saat menggunakan penggerak 4 roda, penggunaan daya lebih tinggi.

Pada umunya, sistem penggerak 4 roda banyak digunakan pada mobil SUV (Sport Utility Vehicle) atau yang lebih dikenal dengan istilah mobil off-road, seperti misalnya Jeep Hummer, Mitsubishi Pajero, Toyota Land Cruiser, dll. dikarenakan mobil off-road merupakan jenis mobil yang tangguh di segala medan, maka mobil jenis ini membutuhkan power atau daya gerak yang sangat tinggi agar bisa melaju di medan yang ekstrim seperti jalan berbatu, lumpur, dan di tengah hutan.

Selain mobil off-road, mobil dengan sistem penggerak 4WD antara lain yaitu Mitsubishi Lancer Evolution all series, Mitsubishi Eclipse, Mitsubishi GTO, Nissan Skyline GTR, Subaru Impreza, dan Beberapa tipe Audi.

Jadi, itulah kelima jenis sistem penggerak roda pada mobil. semoga menambah wawasan bagi sobat pecinta otomotif.