Anda mungkin sering mendengar atau pernah melihat jasa pengisian angina dengan menggunakan angina nitrogen. Umumnya pengisian angin nitrogen bisa kita jumpai di pom bensin dan bengkel bengkel tertentu. Namun pernahkah anda berfikir apa bedanya ataupun apa efeknya mengisi ban kendaraan anda dengan angin biasa maupun angin nitrogen?

Pada angin biasa terdapat kandungan air yang lumayan banyak sehingga ban terasa lebih berat dan jika ban kendaraan telah panas karena perjalanan ban yang tergesek dengan aspal maka air tersebut akan menguap sehingga isi angin dari ban tersebut menjadi penuh dari sebelumnya dan menjadi tidak stabil dan kemungkinan bisa menyebabkan ban meledak karena kelebihan muatan angin.

Pada angin nitrogen tidak memiliki kandungan air karena merupakan gas udara murni yang sudah tersaring. Sehingga dalam kondisi ini ban akan tetap stabil dan lebih terasa ringan karena tidak ada unsur air di dalamnya selain itu kondisi ban juga tidak mudah panas.

Kandungan molekul Pada angin biasa lebih kecil sehingga angina dapat dengan mudah keluar melalui sela sela ban sehingga ban cepat kempes. Sedangkan pada angin nitrogen molekul molekulnya lebih besar sehingga angina tidak akan mudah melewati sela sela ban dan alhasil ban menjadi lebih tahan lama tidak cepat kempes.

Selain keuntungan tersebut jika menggunakan angin nitrogen bahan bakar juga akan lebih hemat dan efisien karena laju kendaraan yang lebih ringan jika dibandingkan dengan menggunakan angin biasa dan pastinya akan lebih awet.